Wednesday, August 12, 2015

Beruang Bobo Vs Kue Cubit

Masih seputar makanan...

Taraaaa…..

Alhamdulillah, masih bisa buatin anak-anak bekal makan siangnya untuk dinikmati disekolah, seperti biasa keributan dan keriwehan dimulai ketika bedug subuh tiba mengetok-ngetok pintu rumah kemudian dia duduk dibangku depan dan dia berkata “mimpi ya” weleh. Abang syauqi biasanya nyiapin buku pelajarannya sambil bersiap-siap sholat subuh, begitupun dengan thariq dengan mata yang agak terkantuk-kantuk mulai berusaha menyatukan alam bawaan bantal guling dengan alam sadar dipagi subuh tadi.


Aku pun mulai mempersiapkan segala sesuatunya #BakarMenyan J emang ritual manggil dedemit, maksudnya memulai ritual menyalakan kompor gas, klo inget dulu kompor sebelum era kompor gas, kompor sumbu harus dicolok dulu pakai sebatang lidi dinyalakan dan barulah sumbu-sumbu kompor dapat menikmati nyala api, dan pertempuran didapurpun dimulai. Sambil cuci piring & gelas yang berserakan disana-sini, tangan kanan pegang pisau dapur, tangan kiri pegang handel/pintu kulkas, kaki kiri buka lemari tempat piring berada, kaki kanan ambil mangkok…bwahahaha jadi kayak akrobat ya, ini niatnya masak atau main debus sih.

Setelah melalui proses perenungan yang mendalam diakhiri dengan kebingungan akhirnya diputuskanlah tanap perlu menunggu siding isbat; menu kita kali adalaaaah…pake bekson yang agak semangat ya suaranya, menunya adalaaaah Nasi goreng, yaaah nasi goreng aja belagu amat sih, biasa banget kan, eiiits tunggu dulu, nasi goreng ini bukan sembarang nasi goreng, boleh diadu dan boleh dicoba tapi jangan dinilai ya, karena belum waktunya ulangan. Inti dari memasak nasi goreng (NasGor) yang akan berubah wujud menjadi Beruang Bobo terletak pada tema cerita dan keceriaan atau daya pikat sang beruang agar anak-anak jadi kepincut untuk menyantap dengan penuh bahagia (jangan tanya rasanya dulu ya…itu nanti kita bahas pada bab 25, sekalian ujian akhir dan jangan pula repot-repot bertanya pada rumput yang bergoyang riang…cieeee).

Berikut ini adalah daftar kebutuhan untuk membuat NasGor Beruang Bobo :
  • Nasi
  • Mentega
  • Telor
  • Sayur-sayuran
  • Nugget
  • Se-prangkat alat masak
  • Bumbu + termasuk teman-temannya.


Naah…sudah jadikan !

Lah…prosesnya gimana bu? Kok udah jadi aja, hupp…keliatannya buat ngetik cerita ini jari-jemari dah pada jadi jempol semua ini, padahal ngetik aja dah pake jurus sebelas jari alias pake jari telunjuk yang kanan dan jari telunjuk yang kiri hehehe. Lanjut ya, masih ma uterus….masih? kita iklan dulu ya #AmbilRemotTV

Prosesnya adalah sebagai berikut:
Nasi yang sudah matang atau nasi sisa semalam dijemur terus diawetkan…lho…lho, itumah buat  rangginang ya, jadi nasi digoreng dengan bantuan margarin atau mentega, minyak goring juga boleh, pokoknya kita gunakan apa yang ada didapur untuk menggoreng J setelah itu jangan lupa diberikan garam secukupnya, dilanjutkan dengan menggoreng nugget, bebas pilihan nuggetnya, ayam, sapi, setangah ayam setengah sapi, ditengah ayam ada rasa sapinya tau sebaliknya ditengah rasa sapi ada rasa ayamnya, setelah itu dilanjutkan dengan membuat telor dadar (nanti telor dadar ini sebagai selimutnya om beruang bobo, begitu ceritanya). Setelah selesai semua baru dirangkai satu-persatu, klo punya cetakan nasi dirumah sangat membantu untuk membentuk kepala, tangan dan lain-lain, klo gak ada ya buat aja semiripnya, niat kan dalam hati dengan penuh semangat lalu teriakkan “Aku Bisaaaa”. Jangan lupa untuk menambahkan daun-daunan, disini aku gunakan daun selada, yang dilarang itu daun pintu dan daun telinga ya.

Selesailah menu NasGor Beruang Bobo…NEXT!

Setelah level satu selesai kita akan langsung dibawa ke level selanjutnya yaitu level membuat “Kue Cubit”, pasti pada bertanya-tanyakan? (padahal gak kan ya?) kenapa dinamakan kue cubit, kira-kira begini kronologisnya, dahulu kala ada sebuah makanan bernama kue, karena sang kue bingung akan identitasnya kemudian dia mulai berpetualang didunia manusia, sampailah disebuah hutan belantara gulah gulana yang mempesona para penghuni yang ada disekitarnya, apa yang terjadi disana??? Mau tau apa mau tau banget nih? Sang kue mulai menyadari bahwa dia harus mendapatkan sebuah nama pendamping agar tidak disamakan dengan kue-kue yang lain dan tidak mau bernasib sama dengan teman-temannya (padahal sang kue anak pendiam, tidak pernah bersuara, sering sakit-sakitan terkadang tinggalnya hanya dirumah kardus…hadeeeh ini kue apa orang sih ya (end), begitulah hidup karena mendapatkan perintah untuk menjadi dirinya sendiri akhirnya tanap mengundang tetangga sebelah rumahnya dan teman-temannya ketika taman kanak-kanak akhirnya dinobatkanlah dirinya sendiri dengan kata CUBIT…iya kue cubit, demikianlah tadi cerita singkat dari kue cubit, maka dari itu moral cerita dari kue cubit adalah tak akan ada kue yang lain, klo kue yang ada aja gak enak #GakNyambung.

Jadi gak nih? Bagai manakah caranya….keliatannya gak penting yah?

Intinya adalah pengendalian diri yang harus kita kuasai bukan hanya sekedar alunan kata-kata yang semakin siang semakin error total, daaaah ah malah ngelantur kesana-kemari hei, caca marica hei-hei, caca marica hei-hei, caca marica ada dimana-mana. Jadi tepung terigu dicampur telor dicampur susu dicampur-campur aja terus diaduk-aduk sampe capek, yah dimulai dari ayam berkokok sampe terbitnya matahari, jika sampai terbit matahari adonan kue cubit belom berhasil tunggulah akibatnya…wuahahahaa…yang masak akan berubah jadi patung pancoran J lalu siapakan Loyang panas untuk membuat telor-teloran biasanya, tuangkan satu persatu, klo mau bareng-bareng juga gak masalah asal jelas temapt kumpulnya, kapan, jam berapa, yang akan hadir siapa aja…baru setelah cetakan panas dan selesailah sudah kue cubit.
Demikianlah cerita tentang Beruang Bobo yang akhirnya makan Kue Cubit, lebih kurangnya mohon maap atas segala hal yang kurang berkenan untuk dibaca, kami ucapkan mohon map lahir dan batin, semoga bekal kita diterima dengan lapang dada oleh anak-anak kita, dan tak pernah kecewa bahwa rasa adalah nomor seratus dua puluh lima, akan tetapi kecintaan sang ibu kepada anaknya akan semakin besar.

 #PegangPinggangEncokKumat


No comments:

Post a Comment